Perbandingan air susu ibu (ASI) dan susu formula memang terpaut jauh. Tidak diragukan lagi bahwa ASI menjadi sumber gizi sempurna bagi bayi ketimbang susu formula. Sayangnya, masih banyak ibu yang memilih menggunakan susu formula dengan berbagai alasan. Namun dengan perbandingan air susu ibu dan susu formula berikut ini, mungkin dapat mengubah pemikiran para ibu, termasuk untuk memberikan ASI eksklusif pada bayinya.
ASI:
Kaya DHA dan AA untuk pembentukan sel otak, mudah diserap usus bayi, kaya kolesterol, mengandung enzim pencerna lemak Susu Formula:
Kurang DHA, tidak ada kolesterol, tidak diserap secara sempurna
ASI:
Mengandung lactoferin (baik untuk usus), lisosim (enzim anti mikroba), kaya protein pembangun tubuh dan otak Susu Formula:
Tidak ada lactoferin dan lisosim. Protein pembangun tubuh dan otaknya kurang
ASI:
Kaya laktosa (karbohidrat penting untuk perkembangan otak) dan oligosakarida yang meningkatkan kesehatan usus Susu Formula:
Kurang laktosa dan oligosakarida bahkan dalam beberapa susu formula tidak terkandung di dalamnya
ASI:
Kaya akan sel darah putih dan imunoglobulin (untuk antibodi) Susu Formula:
Tidak ada sel darah putih atau sel lainnya, sedikit imunoglobulin dan biasanya jenis yang salah
ASI:
Mengandung zat besi, zink dan kalsium, (besi mampu diserap sekitar 50-75%), juga mengandung antioksidan Susu Formula:
Tidak diserap dengan baik, mengandung antioksidan
ASI:
Kaya enzim pencerna seperti lipase dan amilase. Kaya hormon seperti tiroid, prolaktin, oksitosin. Susu Formula:
Kurang enzim dan hormon
ASI:
Rasa ASI sesuai dengan makanan yang dikonsumsi ibu
Susu Formula:
Rasa sama
ASI:
Biaya murah dan praktis
Susu Formula:
Biayanya mahal
Filed under: Gado-Gado


