Pantai Base-G

Samudra Pasifik Selatan membentang di depan rumah kami. Sudah seminggu saya di Jayapura tapi malah belum menyentuh pantai depan rumah ini. Maka habis subuh tadi saya mengajak suami untuk ngliat Pantai Base-G.

Sebenarnya dari rumah bisa ditempuh dengan jalan kaki. Aksesnya juga lewat pintu belakang komplek. Hanya saja jalan setapaknya nglewati hutan. Coba ada guide-nya, gak takut nyasar. Kelamaan nunggu datangnya guide, kita lewat jalan raya yang tembus ke tempat wisata Pantai Base-G.

Tempat wisata ini dikelola oleh Pemkot Jayapura. Katanya harga tiket masuknya lima puluh ribu rupiah. Waks, garuk-garuk kepala… Untungnya, karena masih habis subuh, pintu masuk gak ada yang jaga, pantai masih sepi. Sayang, cuaca agak mendung. Padahal kalo cuaca lebih cerah bisa melihat sunrise di sini.

sunrise Pantai Base-G (mendung)

Masuk ke pinggir pantai, kita bisa menikmati pemandangan dari gasebo kecil yang dibangun di sepanjang pantai. Gasebo terbuat dari kayu dengan tiang rumah panggung berwarna biru. Alasnya dari papan sehingga kalo bawa tikar bisa lesehan si sini. Saya membayangkan bikin ikan bakar rame-rame (Eeh, boleh gak ya walau gak bayar lima puluh ribu…).

gasebo di belakang saya

Selain pendopo pantai, ada sebuah bangunan di belakangnya. Semacam panggung untuk pementasan. Kayaknya udah lama gak dipakai, atapnya bolong-bolong dan lantainya kotor. Kemudian ada sebuah rumah, bertuliskan markas PDIP. Hmm, asyik sekali, rapat partai sambil melihat panorama pantai. Kalo kebelet pipis juga tersedia WC Umum. Tarif pipis dua ribu rupiah, sedangkan mandi tiga ribu rupiah. Wah, mending mandi sekalian. Tapi gak tahu ya airnya memadai atau tidak…

Pantai Base-G punya ombak tapi tidak sebesar dan sengeri ombak di Pantai Parangtritis Yogyakarta. Ombaknya pecah di 100 meter dari tepi pantai gara-gara terumbu karang. Terumbu karang terlihat jelas dari tempat kita berdiri karena warna air di atasnya hijau muda bening. Masih alami sekali. Wuiih…

Pantai Base-G

Cantiknya pantai ini. Pasirnya berwarna putih. Karang-karang kecil hanyut dibawa ombak ke tepi pantai, bersatu dengan pasir di sepanjang tepi pantai. Bentuknya lucu-lucu, seperti ranting, batang kayu, kipas, berjonjot-jonjot. Ada yang berwarna biru, hijau, dan putih. Saya tergoda membawa pulang karang-karang ini. Rasanya gak puas kalo cuma mengambili sedikit. Lain kali saya akan balik lagi ke Pantai Base-G dengan kantong plastik yang lebih besar. Hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s