Warung Surabaya di Jayapura

Satu lagi ketemu warung makan favorit. Namanya Warung Surabaya, terletak di daerah Ruko. Rabu siang kebetulan saya mo ke kantor suami untuk ketemu teman sejawat. Sambil jalan ke sana, kita makan siang dulu di Warung Surabaya.

Ibu pemilik Warung Surabaya

Warung ini buka dari pagi sampai siang saja. Kalo sore tutup karena di sekitarnya udah rame orang nongkrong. “Akeh sing dho ora bayar, aku tutup aja,” kata Ibu (bos) penjualnya. Ibu ini berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Ngobrol boso Jowo-nya kenceng, kayak berada di kampung sendiri. Grapyak banget dan lucu. Saya kepingkal-pingkal waktu melihat dia malu ketika difoto. Ngacir terus.. Bagi ibu-ibu rumah tangga yang ruwet cari pembantu di Jayapura, bisa pesan lewat Warung Surabaya. Bisa dapet pembantu orang Jawa, kalo gak ya dapat orang asli Papua.

Letak warung ini di pinggir jalan. Sehingga pengunjungnya pun macam-macam. Baik orang Papua ataupun luar Papua. Bangunannya semi permanen, separuh tembok, separuh papan yang dicat putih dan kuning. Ada ruang lain di belakang, kayaknya rumah si Ibu. Dari situ pesanan minuman dibikin oleh seorang embak-embak. Embak yang lain mondar-mandir menata masakan di rak saji.

rak saji dan magic jar

Di samping pintu masuk terdapat rak saji makanan. Raknya dilapisi kaca sehingga tembus pandang ke luar. Sebelahnya ada dua magic jar berisi nasi. Ibu empunya warung saya jepret pas duduk di balik meja, sampingnya nasi. Selain sebagai meja kasir, fungsinya untuk tempat piring dan sendok. Pengunjung bisa swalayan mulai dari situ..

tempat duduk pengunjung

Tempat duduk pengunjung ditata menghadap tembok. Cuma satu sisi yang menghadap ke jalan. Kalo pingin sembribit ditiup angin kipas, bisa di sisi sebelahnya. Atau cukup duduk berhadapan tembok, menikmati makan siang dengan khidmat..hehehe..tapi tetap lezat..

makan Rendang Hati Sapi

Menunya macam-macam dan enak. Ada daging ikan, ayam, sapi, telur, dll. Sayur: daun singkong, pepaya, jipang, pepaya muda, dll. Sejak di Jayapura saya belum sempat makan daging sapi. Maka saya memilih Rendang Hati Sapi. Sayurnya cukup Lodeh saja, ditambahi Daun Singkong Rebus. Begitu suami saya datang, langsung ditawari Urap. Maklum, sesama Jawa Timur. Trus suami milih lauk Ayam Bumbu Rendang, ditambah Sayur Kacang. Kita berdua minum air jeruk. Total makan berdua adalah tiga puluh delapan ribu rupiah. Oh iya, air putihnya gratis..

4 thoughts on “Warung Surabaya di Jayapura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s