makan ikan air tawar di dam Bili Bili, Gowa

Tadinya sih pengen ke Malino. Masak saya sendiri yang belon nginjak kaki ke sono. Sekedar nginjakin kaki aja deh, biar bisa buat cerita anak cucu, please, wkekekekekee…😆

Denger-denger ke arah Malino ada dam. Yang katanya (lagi) ntu dam terbesar di Sulawesi Selatan. Wah ada yang bisa diinjak-injak lagi nih. Oke deh, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Mampir dulu ke Bili Bili, trus lanjut ke Malino.

Yah rupanya tidak deal dengan mas sopir… Hari ini cukup ke Bili Bili saja karena kita berangkatnya kurang pagi…😕

Bili Bili masih sekitar 30 kilo ke timur Makassar. Masuk ke kabupaten Gowa. Jalan ke arah sana ada dua alternatif. Bisa lewat jalan poros Gowa-Malino. Atau jalan kompas (memotong), lewat daerah Hertasning. Lebih dekat, kata bu Rahman yang asli Malino.

Kita berangkat lewat daerah Hertasning. Nglewati pusat pengembangan perumahan baru. Dan sepertinya elit. Ada propertinya Ciputra di daerah sini. Emmm, masak sih bakalan ada Citraland di sini? *gak percaya*

Baru beberapa menit keluar Hertasning, dimulailah goyang dangdut itu. Waduh, jalannya brodol minta ampun. Berlubang sana sini dan berkubang.

Musuh kendaraan pun sengit-sengit. Berupa truk-truk besar. Jadi ini biang keladi rusaknya jalan aspal? Tapi mau sampai kapan dilewati truk terus, mau sampai kapan gak diperbaiki?

Selesai goyang dangdut, mulai sedikit ada roller coaster. Udah jalannya sempit, kanan berupa jurang, berkelok, dan brodol juga. ARRRRRGGGHHHH…😯😯😯

Setelah hampir satu jam berjibaku, nyampe juga di Bili Bili. Lokasi obyek wisata tertandai dengan sebuah gapura. Di depan gapura kami harus membayar tiket masuk Rp. 2.000,oo. Harga udah termasuk mobil seisinya. Tapi entah ini retribusi resmi, atau hanya inisiatif warga saja?

saung di tepi dam dam Bili Bili ke arah wisata naik kapal

Di tepi dam berjejer saung-saung. Semua menjajakan ikan bakar atau goreng, ada juga ayam bakar. Yang khas di sini ikan mujaer hasil piaraan dari dam. Cocok mi, saya langsung lapar berat gara-gara dangdutan dan roller coaster.

waduuw, ikan mujaernya kecil-kecil amaaattt…🙄

Tak apalah, toh akirnya saya melahap tiga ekor kecil-kecil. Sambil nyeruput es kelapa muda, saya melihat sekeliling waduk. Bagus juga ya, bukit-bukit hijau mengelilingi dam. Ada pula bukit hijau kecil di tengah dam.

dam bili bili dipakai buat mancing ikan bukit kecil di tengah dam Bili Bili dam Bili Bili

Air di dalam dam Bili Bili berwarna coklat keruh. Karena jika musim hujan, ada bekas longsoran lumpur dari Gunung Bawakaraeng yang mengalir ke dam.

Konon, jika tingkat kekeruhan gak mampu lagi dijernihkan Instalasi Penjernihan Air (IPA) PDAM Gowa dan Makassar, maka sebagian warga Makassar dan Sungguminasa Gowa gak bisa dapet air bersih dari PDAM. *berpikir jadi agen Aqua*💡 halaaahh…

Di sini juga disediakan wisata naik perahu motor mengelilingi dam. Sekali putaran tiap orang dikenai biaya Rp. 10.000,oo. Tapi cuma ada satu perahu motor.

Pulangnya kami lewat jalan alternatif kedua, poros Gowa-Malino. Goyang dangdut tetep ada tapi gak separah yang jalan berangkat. Memang lebih panjang dan jalannya agak mencos dikit alias menjauh dari Makassar.

Mungkin waktu dan sikon yang mempengaruhi saat kami ke Bili Bili. Walau gak hujan tapi masih musim hujan. Sehingga ketemu kubangan di tengah jalan banyak banget. Air dalam dam juga masih berwarna keruh.

Tapi kalau masalah jalan brodol, mau ditunggu-tunggu gak musim hujan, kayaknya juga gak jamin bisa cepet-cepet dapet jalan aspal atau jalan beton mulus, dan tetep aja ketemu truk-truk yang lewat…

Andai potensi wisata dam Bili Bili bisa dikelola secara maksimal dan akses ke sana bisa tertata dengan baik, saya bakalan gak pikir-pikir untuk bolak balik ke sana…*dreaming mode: on*

2 thoughts on “makan ikan air tawar di dam Bili Bili, Gowa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s